NAMA : WILDA REZKY PRATIWI
NIM : 133145394
KELAS : J
D4 BIDAN PENDIDIK
A. SOAL PILIHAN GANDA
1.
Memastikan ibu menyusui dengan baik dan benar serta tidak ada
tanda-tanda kesulitan menyusui diberikan pada ...
a.
6-8 jam post partum
b.
6 hari post partum
c.
2 minggu post partum
d.
6 minggu post partum
e.
10 minggu post partum
2.
Asuhan pada 6 hari post partum dapat diberikan juga pada saat
kunjungan nifas ...
a.
2 jam post partum
b.
6-8 jam post partum
c.
2 minggu post partum
d.
6 minggu post partus
e.
3 bulan pasca melahirkan
3.
Asuhan yang dapat diberikan pada 6 minggu post partum adalah ...
a.
Memastikan involusio uteri berjalan dengan normal
b.
Memastikan ibu mendapat makanan yang bergizi dan cukup cairan
c.
Menjaga bayi tetap sehat melalui pencegahan hipotermi
d.
Menanyakan penyulit-penyulit yang dialami ibu selama masa nifas
e.
Mendeteksi dan perawatan penyebab dari perdarahan
4.
Konseling perawatan bayi baru lahir diberikan oleh bidan pada
kunjungan nifas ke ...
a.
Kunjungan awal
b.
Kunjungan I
c.
Kunjungan II
d.
Kunjungan III
e.
Kunjungan IV
5.
Bidan setelah melakukan pertolongan persalinan, sebaiknya
menjaga dan melakukan pengawasan kesehatan ibu dan bayi minimal selama ...
a.
2 jam
b.
8 jam
c.
12 jam
d.
24 jam
e.
Tidak perlu dilakukan
6.
Suatu keadaan setelah plasenta lahir sampai kembalinya alat
kandungan seperti semula disebut …
a.
Konsepsi
b.
Nidasi
c.
Persalinan
d.
Kontrasepsi
e.
Puerperium
7.
Involusio uteri berlangsung kira-kira selama …
a.
2 jam
b.
6-8 jam
c.
6 hari
d.
2 minggu
e.
6 minggu
8.
Pada masa nifas, berlangsung tiga proses penting yaitu …
a.
Involusio uteri, hemokonsentrasi dan proses laktasi
b.
Konsepsi, nidasi dan
proses laktasi
c.
Hemokonsentrasi, hemodilusi dan involusio uteri
d.
Kala I, kala II dan kala III
e.
Kontrasepsi, laktasi dan menyusui
9.
Tujuan pemberian asuhan pada masa nifas antara lain ...
a.
Memberikan pendidikan kesehatan tentang perawatan antenatal
b.
Melaksanakan skrining pada waktu persalinan
c.
Memberikan pelayanan kesehatan pra konsepsi
d.
Menjaga kesehatan ibu dan bayi, baik fisik maupun psikologis
e.
Mengacuhkan kesehatan emosi ibu
10. kesehatan yang dapat
diberikan pada masa nifas adalah …
a.
Pelayanan keluarga berencana
b.
Cara konsumsi dan manfaat tablet Fe
c.
Deteksi dini komplikasi kehamilan
d.
Perawatan payudara prenatal
e.
Skrining PMS
11. Bidan mempunyai
peranan yang sangat penting dalam pemberian asuhan post
partum. Adapun peran dan tanggungjawab tersebut antara lain …
a. Pemberian dukungan
yang tidak berkesinambungan selama masa nifas
b. Sebagai promotor
hubungan ibu dan bayi serta keluarga
c. Menghambat ibu untuk
menyusui bayinya
d. Berperan pasif dalam
membuat kebijakan dan rencana program yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan
anak
e. Melakukan rujukan bila
sudah terjadi kegawatdaruratan
12. Peran bidan dalam memberikan
konseling bagi ibu dan keluarga pada masa nifas mengenai ...
a. Cara melakukan senam
hamil
b. Tanda bahaya masa
nifas
c. Skrining bayi baru
lahir
d. Personal higiene
persalinan
e. Gizi kurang seimbang
masa nifas
13. Tahapan masa nifas
terbagi dalam …
a. 2 tahap
b. 3 tahap
c. 4 tahap
d. 5 tahap
e. 6 tahap
14. Suatu masa kepulihan
dimana ibu diperbolehkan berdiri dan berjalan-jalan disebut ...
a. Remote puerperium
b. Puerperium intermedial
c. Puerperium dini
d. Puerperium
e. Late puerperium
15. Suatu masa dimana
kepulihan dari organ-organ reproduksi selama kurang lebih enam minggu disebut
...
a. Remote puerperium
b. Puerperium intermedial
c. Puerperium dini
d. Puerperium
e. Late puerperium
16. Waktu yang diperlukan
untuk pulih dan sehat sempurna terutama bila selama hamil atau waktu saat
persalinan mempunyai komplikasi, disebut ...
a. Remote puerperium
b. Puerperium intermedial
c. Puerperium dini
d. Puerperium
e. Late puerperium
17. Berdasarkan kebijakan
program nasional, kunjungan pada masa nifas dilakukan minimal ...
a. 1 kali
b. 2 kali
c. 3 kali
d. 4 kali
e. 5 kali
18. Tujuan dari kebijakan
program nasional adalah ...
a. Menilai kondisi
kesehatan ibu dan bayi
b. Melakukan pencegahan
terhadap kemungkinan adanya gangguan kesehatan ibu dan bayi
c. Mendeteksi adanya
komplikasi/ masalah yang terjadi pada masa nifas
d. Menangani komplikasi
atau masalah yang timbul dan mengganggu kesehatan ibu dan bayi
e. Semua jawaban benar
19. Asuhan yang tepat
diberikan pada 6-8 jam post partum adalah ...
a. Mencegah perdarahan
oleh karena atonia uteri
b. Pemberian ASI lanjut
c. Pemberian konseling
perawatan bayi baru lahir
d. Menilai tanda-tanda
infeksi nifas
20. Pemberian ASI awal
diberikan pada kunjungan ...
a. Kunjungan awal
b. Kunjungan I
c. Kunjungan II
d. Kunjungan III
e. Kunjungan IV
21. Dalam setiap payudara
terdiri dari …….lobus.
a. 10-15
b. 25-30
c. 15-20
d. 20-30
e. 25-35
22. Pembentukan kelenjar
payudara dimulai pada saat-saat seperti di bawah ini, kecuali…
a. Pubertas
b. Menopause
c. Siklus menstruasi
d. Kehamilan
e. Pembentukan ASI
23. Terdapat dua refleks
yang mempengaruhi dalam proses pembentukan dan pengeluaran ASI, yaitu…
a. Prolaktin dan rooting
refleks
b. Prolaktin dan refleks
let down
c. Refleks let down dan
oksitosin
d. Oksitosin dan dan
rooting refleks
e. Tidak ada jawaban yang
benar
24. Hormon yang
mempengaruhi dalam produksi ASI yaitu…
a. Prolaktin
b. Progesterone
c. Estrogen
d. Tiroksin
e. Oksitosin
25. Sedangkan hormone yang
mempengaruhi dalam proses pengeluaran ASI disebut…
a. Prolaktin
b. Progesterone
c. Estrogen
d. Tiroksin
e. Oksitosin
26. ini adalah refleks
bayi yang dapat membantu dalam proses keberhasilan menyusui, kecuali…
a.
Refleks mencari
b.
Refleks menghisap
c.
Refleks menelan
d.
Refleks moro
e.
Rooting refleks
27. Saluran di bawah
areola yang besar dan melebar kemudian memusat ke dalam puting serta bermuara
ke luar adalah ...
a.
Alveolus
b.
Korpus
c.
Sinus laktiferus
d.
Duktus laktiferus
e.
Papilla
28. Tanda bayi dalam
posisi yang baik pada payudara ibu adalah ...
a.
Tubuh bayi berjauhan dengan badan ibu
b.
Areola tampak jelas
c.
Bayi menghisap dengan cepat dan dangkal
d.
Bayi terlihat senang dan tenang
e.
Ibu merasa nyeri pada payudaranya
29. Manfaat dilakukan
rawat gabung adalah ...
a.
Mempersulit bayi dalam menyusu
b.
Membantu involusio uteri
c.
Meningkatkan pemakaian susu formula
d.
Meningkatkan infeksi nosokomial
e.
Perhatian ibu akan bayi menjadi terbagi
30. Pemberian ASI pada
bayi sebaiknya ...
a. 5-7 menit
b. 1 jam sekali
c. On demand
d. 2 jam sekali
e. Tidak perlu disusui
B.
SOAL ESSAY
1. Jelaskan
tahapan-tahapan masa nifas!
Jawaban : Tahapan-tahapan
masa nifas:
a.
Puerperium dini yaitu kepulihan dimana ibu telah diperbolehkan
berdiri dan berjalan-jalan sampai bersih dan boleh bekerja pada 40 hari post partum.
b.
Puerperium intermedial yaitu kepulihan menyeluruh alat-alat genetal
6-8 minggu.
c.
Remote puerperium yaitu waktu yang diperlukan untuk pulih dan
sehat sempurna terutama bila selama hamil atau waktu persalinan mempunyai
komplikasi. Waktu untuk sehat sempurna bias berminggu-minggu, berbulan-bulan,
atau tahunan.
2. Sebutkan manfaat ASI
bagi bayi
Jawaban
1.
Nutrient yang sesuai untuk bayi
2.
Mengandung zat protektif
3.
Mempunyai efek psikologis yang menguntungkan
4.
Menyebabkan pertumbuhan yang baik
5.
Mengurangi kejadian karies gigi
6.
Mengurangi kejadian maloklusi rahang
3. Sebutkan tanda bayi
cukup ASI
Jawaban: Yang termasuk tanda bayi
cukup ASI yaitu:
a. Bayi
kencing ±6 kali sehari dalam 24 jam dan warna jernih samapai kuning muda
b. Bayi
sering BAB berwarna kekuningan berbiji
c. Bayi
menyusu sering setiap 2-3 jam
d. Payudara
ibi terasa lembut dan kosong setiap kali selesai menyusui
e. Bayi
bertambah berat badannya rata-rata 500 gram / bulan
f. Bayi
tampak sehat dan aktif
g. Bayi
tampak puas, tidak rewel dan cukup tidur
4.
Sebutkan mekanisme kehilangan panas pada bayi ?
Jawaban ;
Konduksi,konveksi,radiasi dan evaporasi
5.
Jelaskan penanganan awal bayi baru lahir ?
Jawaban :persalinan
bersih dan aman,bayi bernafas spontas,menjaga kehangatan bayi,asi
esklusif,pencegahan infeksi dan imunisasi
6.
Jika anda sebagai bidan,mendapatkan bayi asfiksia apa yang anda
lakukan ?
Jawaban :melakukan
segera penanganan asfiksia
7.
Jelaskan penyebab hipotermi ?
Jawaban :pertolongan
dan perwatan yang tidak tepat segera setelah lahir seperti terlalu cepat
dimandikan dan suhu kamar bersalin.
8.
Sebutkan tanda-tanda hipotermi pada bayi ?
Jawaban : hipotermi
sedang suhu bayi 32- 35,9 derajat celcius,aktifitas lemah,menangis lemah,kaki
teraba dingin,mengisap lemah
9.
Sebutkan tujuan imunisasi
Jawaban :menurungkan
kematian dan kesakitan,menghindari kecatatan dan dapat mencegah
penyakit-penyakit tertentu.
10. Pada usia berapakah
vaksin BCG diberikan ?
11. Jawaban :umur 0-11
bulan dengan dosis 0,05 cc suntikan intarakutan
12. Sebutkan jenis-jenis
lochia ?
Jawaban : locia
rubra,sangiolenta,saerosa,dan alba
13. Berapakah kebutuhan
dasar nutrisi dan cairan pada ibu nifas ?
Jawaban : 500 kalori
per hari, minum 3 liter per hari,zat
besi selama 40 hari
14. Apa manfaat bounding
attachment ?
Jawaban : untuk
memberikan ikatan antara bayi dan orang tua yang bersifat saling mencintai dan
memberikan keduanya pemenuhan emosional dan saling membutuhkan.
15. Sebutkan tujuan
perawatan payudara ?
Jawaban : memelihara
kebersihan payudara agar payudara merasa aman,asi lancar dan agar ayudara tidak
bengkak.
16. Sebutkan tahap-tahap
persalinan ?
Jawaban : kala I
pembukaan,Kala II pengeluaran,Kala III pelepasan uri,dan Kala IV pengawasan
17. Pada persalinan apa
saja kah yang dinilai pada kala IV ?
Jawaban :kelengkapan
plasenta,perkiraan darah yang hilang,kontraksi uterus,kandung kemih
dantanda-tanda vital.
18. Sebutkan indikasi VT ?
Jawaban : adanya
pelepasan darah pada hamil muda,adanya tanda gejala kala II,4 jam setelah VT
dan apabila ada indikasi.
19. Apa manfaat partograf
dalam persalinan ?
Jawaban : sebagai alat
bantu yang digunakan selama fase aktif persalinan untuk mencatat informasi yang
didasarkan pada hasil observasi atau riwayat serta pemeriksaan fisik ibu selama
proses persalinan ibu.
20. Apa saja kah bagian
komponen partograf ?
Jawaban :keadaan
janin,keadaan ibu dan kemajuan persalinan.
21. Presentasi pada letak
memanjang ada dua,sebutkan !
Jawaban : letak kepala
dan letak bokong.
22. Jelaskan arti garis
waspada dalam partograf ?
Jawaban : Apabila
pembukaan serviks pertama hasil pemeriksaan harus langsung menyilang garis
waspada ,pada titik yang dibentuk oleh garis vertical dan horizontal.
23. Sebutkan tanda pasti
dalam kehamilan ?
Jawaban :pergerakan
janin,terdengar DJJ,USG dan rontagen tampak janin.
24. Berapakah peningkatan
berat badan pada kehamilan ?
Jawaban : peningkatan
sekitar 6,5 – 16,5 kg.
25. Mengapa dalam
kehamilan terjadi haemodulusi ?
Jawaban : karena dalam
kehamilan terjadi peningkatan beban jantung,sehinggah peningkatan plasma darah
tidak seimbang,sehinggah terjadi pengenceran darah.
26. Sebtkan fungsi ovarium
?
Jawaban :memproduksi
ovum untuk fertiliasi dan memproduksi hormone estrogen dan progesterone untuk
membantu endometrium menebal setiap bulan .
27. Berapakah ukuran pintu
bawah panggul ?
Jawaban : ukuran
anterior dan posterior 10 cm,ukuran melintang 10,5 cm,arkus pubis membentuk
sudut 90 derajat.
28. Bagaimana tindakan
anda sebagai seorang bidan,jika mendapatkan seorang pasien dengan anemia ?
Jawaban :melakukan
konseling tentang bahaya anemia,dan memberikan HE mengenai nutrisi dan makanan
seimbang.
29. Jelaskan tujuan
pemeriksaan kehamilan ?
Jawaban : untuk
mempersiapkan kehamilan,dan persalinandengan selamat baik ibu maupun janin dan
trauma seminimal mungkin.
30. Sebutkan 5 benang
merah dalam pelayanan kebidanan ?
Jawaban : membuat
keputusan klinik,asuhan saying ibu dan bayi,pencegahan infeksi,pencatatan dan
rujukan .
C.
SIKAP
|
Aspek yang diteliti
|
Deskripsi
|
Indikator
|
Aspek
|
Pernyataan
|
|
|
S
|
TS
|
||||
|
Sikap
siswa terhadap pembelajaran askeb kehamilan
|
Minat
|
Menunjukan
minat terhadap pembelajaran askeb kehamilan
|
Ö
|
Ö
|
1. Pembelajaran pembuatan askeb
kehamilan membuat saya semangat belajar
2. Pembelajaran askeb kehamilan membosankan.
|
|
Manfaat
|
Menunjukan
persetujuan terhadap pembelajaran askeb kehamilan
|
Ö
Ö
Ö
Ö
|
Ö
Ö
Ö
Ö
Ö
|
3. Saya menemukan manfaat dari setiap
pembelajaran pembuatan askeb kehamilan yang dilakukan
4. Saya merasa pembelajaran askeb kehamilan yang
dilakukan kurang ada gunanya.
5. Saya merasa pelajaran askeb kehamilan yang
telah dipelajari menunjang/ membantu dalam mengidentifikasi kasus kebidanan
dalam kehidupan sehari-hari.
6. Saya merasa pelajaran askeb
kehamilan kurang berhubungannya dengan
mata pelajaran lain.
7. Saya senang jika teman saya
meminta menjelaskan proses yang harus dilakukan dalam menyelesaikan suatu
soal.
8. Saya selalu menghindar dari soal-soal yang
sulit dalam pelajaran askeb kehamilan
|
|
|
Sikap
siswa terhadap pembelajaran yang baru saja berlangsung
|
Minat
|
Menunjukan
minat terhadap pembelajaran yang baru saja berlangsung
|
Ö
|
Ö
|
9. Saya senang dengan suasana
pembelajaran dengan pembelajaran yang baru saja berlangsung.
10.
Pembelajaran dengan model pembelajaran yang baru saja
berlangsung kurang memberi motivasi yang berarti untuk saya.
|
|
Manfaat
|
Menunjukan
persetujuan terhadap pembelajaran yang baru saja berlangsung
|
Ö
Ö
Ö
Ö
Ö
Ö
|
Ö
Ö
Ö
Ö
Ö
|
11.
Penggambaran ruang dimensi tiga yang diciptakan
dalam pembelajaran yang baru saja berlangsung mempermudah saya memahaminya.
12.
Pembelajaran dengan pembelajaran yang baru saja
berlangsung, kurang menambah pengetahuan saya.
13.
Langkah-langkah pembelajaran yang baru saja
berlangsung, memudahkan saya dalam memahami materi ajar penentuan diagnosa.
14. Pembelajaran yang baru saja berlangsung kurang
mengkaji lebih detail tentang materi ajar penentuan diagnosa
15. Pembelajaran yang baru saja berlangsung membuat
saya berani dalam mengemukakan pendapat.
16. Saya merasa sebal saat guru menyuruh untuk
mengidentifikasi kasus patologi dalam kebidanan
17. Pembelajaran yang baru saja berlangsung,
memudahkan saya dalam menentukan diagnosa kehamilan
18. Pembelajaran yang baru saja berlangsung, meyulitkan
menemukan implementasi dalam setiap kasus
19. Pembelajaran yang baru saja berlangsung,
memudahkan saya dalam membuat kesimpulan dari materi yang telah dijelaskan.
20. Pengulangan materi yang disampaikan oleh guru
membuat saya pusing.
|
|
|
Sikap
siswa terhadap soal-soal pemahaman konsep.
|
Minat
|
Menunjukan
minat terhadap soal-soal pemahaman konsep.
|
Ö
|
Ö
|
21. Saya senang dengan contoh kasus yang disajikan.
22. Saya sebal dengan contoh kasus yang disajikan.
|
|
Manfaat
|
Menunjukan
persetujuan terhadap soal-soal pemahaman konsep.
|
Ö
Ö
Ö
|
Ö
Ö
Ö
Ö
|
23. Soal-soal kasus yang disajikan membentuk pemahaman saya
terhadap materi pembuatan askeb
24. kasus yang disajikan membuat saya bingung.
25. kasus yang disajikan hanya terbatas pada
pengetahuan tentang kehamilan tidak secara keseluruhan masalah kebidanan
26.saya berharap kasus yang di tampilkan bukan hanya
kasus fiologi namun disertai dengan kasus patologis
27. Soal kasus yang diberikan terlalu banyak
28.Soal kasus sulit dimengerti
29. Soal kasus terlalu mudah untuk dijawab
30. Soal kasus tersebut memerlukan analisa untuk
menemukan pemecahan masalahnya
|
|
D.
PERBEDAAN
TES,PENILAIAN,PENGUKURAN DAN EVALUASI
|
TES
|
PENILAIAN
|
PENGUKURAN
|
EVALUASI
|
|
1.Seperangkat
pertanyaan /tugas untuk memperoleh informasi
2.Tes digunakan
sebagai alat /media untuk memperoleh informasi orang lain.
|
1.Mengambil keputusan terhadap sesuatu dengan
mendasarkan diri dab berpegang teguh pada ukuran baik/buruk
2.Bersifat kualitatif
3.Penilaian digunakan untuk mengambil
keputusan berdasarkan data-data yang diperoleh berdasarkan pengukuran
sebelumnya.
|
1. Kegiatan yang
dilakukan untuk mengukur sesuatu.
2. Membandingkan
sesuatu dengan atau atas dasar ukuran tertentu
3. Pengukuran bersifat
kuantiatif
4. Pengukuran dilakukan
untuk menilai
5. Hasil pengukran
berwujud keterangan yang berupa angka-angka/bilangan-bilangan
|
1.Kegiatan atau proses dalam menilai sesuatu
2.Evaluasi mencangkup pengukuran dan penilaian
|
E.
SKALA DALAM PENGUKURAN
SIKAP SISWA DAN CONTOHNYA
1.SKALA LIKERT: digunakan untuk mengukur sikap,
pendapat dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial.
Contoh :.
Preferensi
a.
Sangat Setuju
b.
Setuju
c.
Ragu-ragu
d.
Tidak Setuju
e.
Sangat Tdk Setuju
Skala Likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan
persepsi seseorang atau kelompok orang tentang fenomena sosial. Dalam
penelitian, fenomena sosial ini telah ditetapkan secara spesifik oleh peneliti,
yang selanjutnya disebut sebagai variabel penelitian.
Dengan skala Likert, maka variabel yang akan diukur dijabarkan
menjadi indikator variabel. Kemudian indikator tersebut dijadikan sebagai titik
tolak untuk menyusun item-item instrumen yang dapat berupa pernyataan atau
pertanyaan, baik bersifat favorable (positif) bersifat bersifat unfavorable
(negatif).
Jawaban setiap item instrumen yang mengunakan skala Likert
mempunyai gradasi dari sangat positif sampai sangat negative. Sistem penilaian
dalam skala Likert adalah sebagai berikut:
Item Favorable: sangat setuju/baik (5), setuju/baik (4),
ragu-ragu (3), tidak setuju/baik (2), sangat tidak setuju/baik (1)
Item Unfavorable: sangat setuju/ baik (1), setuju/ baik (2),
ragu-ragu (3), tidak setuju/ baik (4), sangat tidak setuju/ baik (5).
Contoh :
|
No
|
Pernyataan
|
Jawaban
|
|
|
1 Kita harus menjaga kebersihan X
2 Kita harus mematuhi peraturan X
3 ………………………………………
|
SS
S
RR
TS
STS
|
SS = Sangat Setuju
TS = Tidak Setuju
S = Setuju
1STS = Sangat Tidak Setuju
RR = Ragu-Ragu
2. SKALA GUTTMAN: Skala
pengukuran dengan tipe ini, akan di dapat jawaban yang tegas, yaitu ya atau
tidak, benar atau salah, pernah atau tidak, positf atau negatif, dan lain-lain.
Data yang diperoleh dapat berupa data interval atau rasio dikhotomi (dua
alternatif). Jadi kalau pada skala Likert terdapat interval 1,2,3,4,5 interval,
dari kata “sangat setuju” sampai “sangat tidak setuju”, maka dalam skala
Gutmann hanya ada dua interval yaitu “setuju atau tidak setuju”. Penelitian
menggunakan skala Guttman dilakukan bila ingin mendapatkan jawaban yang tegas
terhadap suatu permasalahan yang di tanyakan.
Contoh :
Apakah anda setuju
dengan kenaikan harga BBM ?
a. Setuju b. tidak setuju
3.SKALA THURSTONE
Skala Thurstone adalah skala yang disusun
dengan memilih butir yang berbentuk skala interval. Setiap butir memiliki kunci
skor dan jika diurut, kunci skor menghasilkan nilai yang berjarak sama. Skala
Thurstone dibuat dalam bentuk sejumlah (40-50) pernyataan yang relevan dengan
variable yang hendak diukur kemudian sejumlah ahli (20-40) orang menilai
relevansi pernyataan itu dengan konten atau konstruk yang hendak diukur.
Adapun contoh skala
penilaian model Thurstone adalah seperti gambar di bawah ini.
Nilai 1 pada skala di
atas menyatakan sangat tidak relevan, sedangkan nilai 11 menyatakan sangat
relevan.
Contoh : minat siswa
terhadap pelajaran kimia,
|
No
|
pertanyaan
|
Jjawaban
|
||||||
|
|
|
7
|
6
|
5
|
4
|
3
|
2
|
1
|
|
1
|
1 Saya senang belajar kimia
2 Pelajaran kimia bermanfaat
3 Saya berusaha hadir tiap pelajaran kimia
4 Saya
berusahan memiliki buku pelajaran kimia
|
|
|
|
|
|
|
|
Contoh lain : Angket
yang disajikan menggunakan skala thurstone
Petunjuk : Pilihlah
5(lima) buah pernyataan yang paling sesuai dengan sikap anda terhadap pelajaran
matematika, dengan cara membubuhkan tanda cek (v) di depan nomor pernyataan di
dalam tanda kurung.
( )
1. Saya senang belajar matematika
( )
2. Matematika adalah segalanya buat saya
( )
3. Jika ada pelajaran kosong, saya lebih suka belajar matematika
( )
4. Belajar matematika menumbuhkan sikap kritis dan kreatif
( )
5. Saya merasa pasrah terhadap ketidak-berhasilan saya dalam matematika
( )
6. Penguasaan matematika akan sangat membantu dalam mempelajari bidang
studi lain
( )
7. Saya selalu ingin meningkatkan pengetahuan & kemampuan saya dalam
matematika
( )
8. Pelajaran matematika sangat menjemukan
( )
9. Saya merasa terasing jika ada teman membicarakan matematika
4.SEMANTIK DIFERENSIAL:
Skala diferensial
yaitu skala untuk mengukur sikap, tetapi bentuknya bukan pilihan ganda maupun
checklist, tetapi tersusun dalam satu garis kontinum di mana jawaban yang
sangat positif terletak dibagian kanan garis, dan jawaban yang sangat negative
terletak dibagian kiri garis, atau sebaliknya.
Data yang diperoleh
melalui pengukuran dengan skala semantic differential adalah data interval.
Skala bentuk ini biasanya digunakan untuk mengukur sikap atau karakteristik
tertentu yang dimiliki seseorang.
Contoh : Penggunaan
skala Semantik Diferensial mengenai gaya kepemimpinan kepala sekolah.
Demokrasi
7 6 5 4 3 2 1
Otoriter
Bertanggung Jawab 7 6 5 4 3 2 1 Tidak
Bertanggung Jawab
Memberi Kepercayaan 7 6 5 4 3 2 1 Mendominasi
Menghargai Bawahan 7 6 5 4 3 2 1 Tidak
Menghargai Bawahan
Keputusan Diambil
Bersama 7 6 5 4 3 2 1 Keputusan
Diambil Sendiri
Contoh lain :
Penilaian pelajaran kimia
Menyenangkan !……..!……..!……..!……..!……..!……..!……..!……..!
Membosankan
Sulit
!……..!……..!……..!……..!……..!……..!……..!……..! Mudah
Bermanfaat
!……..!……..!……..!……..!……..!……..!……..!……..! Sia-Sia
Menantang !……..!……..!……..!……..!……..!……..!……..!……..!
Menjemukan
5.
PENILAIAN (RATING SCALE)
Data-data skala yang diperoleh melalui tiga
macam skala yang dikemukakan di atas adalah data kualitatif yang
dikuantitatifkan. Berbeda dengan rating scale, data yang diperoleh adalah data
kuantitatif (angka) yang kemudian ditafsirkan dalam pengertian kualitatif.
Seperti halnya skala lainnya, dalam rating scale responden akan memilih salah
satu jawaban kuantitatif yang telah disediakan.
Rating scale lebih
fleksibel, tidak saja untuk mengukur sikap tetapi dapat juga digunakan untuk
mengukur persepsi responden terhadap fenomena lingkungan, seperti skala untuk
mengukur status sosial, ekonomi, pengetahuan, kemampuan, dan lain-lain. Dalam
rating scale, yang paling penting adalah kemampuan menterjemahkan alternative jawaban
yang dipilih responden.
Contoh :
Kenyamanan ruang
tunggu RSU Kartini :
5 4
3 2 1
Kebersihan ruang
parkir RSU Kartini :
5 4 3 2 1
F.
TUJUAN DAN FUNGSI EVALUASI
PENDIDIKAN
|
TUJUAN PENDIDIKAN
|
EVALUASI PENDIDIKAN
|
|
A.
Bagi siswa.
Dengan diadakannya
evaluasi atau penilaian maka siswa dapat mengetahui apakah hasil pekerjaannya
memuaskan atau tidak.
B.
Bagi guru.
1. Guru akan mengetahui
siswa mana yang berhak melanjutkan dan mana tang tunda atau tinggal.
2. Guru akan mengetahui apakah materi yang di
ajarkan suadah tepat atau belum.
3. Guru akan mengetahui
apakah metode yang gunakan untuk mengajar sudah tepat atau belum.
C.
Bagi sekolahan.
1. Sekolahan dapat
mengetahui kondisi belajar yang ada di sekolahan sudah tepat atau belum.
2. Informasi dari guru
tentang tepat tidaknya kurikulum sesuai tidaknya .
3. Informasi penilaian
yang diperoleh dari tahun ketahun, sehingga dapat digunakan sebagai pedoman.
Tujuan utamanya dalam proses belajar mengajara adalah
mendapatkan informasi yang akurat mengenai tingkat tujuan instruksional oleh
siswa, sehingga dapat di upayakan tindak lanjutnya.
|
Fungsi evaluasi ada beberapa hal :
1.
Evaluasi berfungsi selektif.
Guru mempunyai cara untuk megadakan seleksi bagi calon siswa,
untu memilih siswa naik tidaknya ke tingkat lanjut, untuk memilih siwa yang
seharusnya dapat biasiswa, untuk memilih siswa yang berhak meninggalkan
sekolah.
2.
Evaluasi berfungsi diagnostik.
Guru akan mengetahui kelemaha-kelemahan pada siswa dan tahu
penyebabanya serta mengetahui bagaiman cara mengatasinya.
3.Evaluasi berfungsi sebagai penempatan.
Guru dapat menmpatkan siswanya yang mempunyai kemempuan yang
sama dan kelompok yang sama.
4. Evaluasi berfungsi
sebagai pengukuran keberhasilan.
Hal ini bermaksud utuk mengetahui sejauh mana keberhasilan
suatu program.
Fungsi evaluasi dalam proses pengembangan sistem pendidikan
dimaksud untuk:perbaikan sistem, pertanggung jawaban terhadap pemerintah dan
masyarakat, penentuan tindak lanjut hasil pengembangan.
|
G.
EKSISTENSI UAN YANG
HANYA MENILAI ASPEK KOGNITIF DAN AFEKTIF DAN PSIKOMOTORIK TERABAIKAN.
Pertama kita harus
memehami kembali bahwa UAN sekedar alat ukur belajar.UAN sendiri tidak dapat
meningkatkan kualitas pendidikan dan kualitas siswa,Justru UAN adalah penvonis
bodoh-pintar,lulus tidak lulus nya siswa .Yang dapat meningkatkan kualitas
pendidikan dan siswa bukan UAN,melainkan praktik pembelajaran yang
berkualitas,guru berkualitas,fasilitas yang memadai,kultur yang kondusif dan
lainya.UAN hanya alat ukur untuk mengetahui kualitas siswa dalam mata pelajaran
tertentu dengan focus pada aspek kognitif ,itu saja,.Dengan demikian kalaupun
pemerintah akan menggunakan UAN sebagai alat ukur UAN sebagai alat ukur untuk
memetakan kualitas pendidikan di Indonesia pun ,maka yang dapat diterapkan juga
hanyalah kemampuan siswa pada pelajaran tertentu.lebih khusus lagi kemampuan
kognitif ,afektif tampa diikuti dengan kemampuan psikomotorik. Untuk itu UAN
tidak komprehensif sebagai alat ukur.untuk itulah diperlukan informasi tingkat
sekolah sebagai akumulasi data per kelas dan persiswa akan menunjukan kelemahan
dan kelebihan siswa-siswa sekolah tersebut (kognitif,afektif dan psikomotorik).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar